Selasa, 21 April 2020

BAB : STRONG WINDS SISTER


ASAL USUL POHON KELAPA ( CERITA RAKYAT PAPUA )
Pada zaman dahulu kala, ada seorang lelaki mendaki gunung yang tinggi untuk menemui seorang petapa yang terkenal sakti. Tanpa mengenal lelah laki-laki itu dengan semangat terus mendaki gunung walaupun medan yang ditempuh tidaklah mudah. Sama seperti yang lainnya, tujuan lelaki tersebut menemui sang petapa adalah untuk meminta tolong.

"Wahai anak muda, apa yang kamu inginkan dariku." Tanya sang Petapa sakti.
"Wahai bapak, saya datang karena ada yang ingin saya pinta dari bapak. Saya mohon bapak mau mengabulkannya. Saya ingin sekali menjadi orang yang bermanfaat di masyarakat."
"Sungguh keinginan yang sangat mulia." Ucap petapa sakti." Baikalh, aku akan memberikan sesuatu kepadamu agar keinginanmu itu terwujud."
Orang sakti itu kemudian mengambil sebuah kotak segi empat berwarna hijau tua dari dalam kotak besar yang ada disampingnya. Diberikannya kepada lelaki itu. Katanya," Bawalah kotak ini, pesanku, janganlah engkau membukanya sebelum tiba di rumah."
Advertisements
Lelaki itu mengambil kotak yang diberikan oleh petapa sakti dengan penuh suka cita. Dia kemudian mengucapkan terima kasih, dan segera pulang.
Ketika sampai di pertengahan perjalanan menuruni gunung untuk menuju rumah, lelaki itu sangat penasaran dan ingin sekali membuka kotak pemberian sang petapa sakti. Dia sangat ingin mengetahui isi didalam kotak yang sedang dibawanya. Namun karena mengingat pesan dari sang petapa sakti, dia mengurungkan niat dan tidak jadi membuka kotak tersebut.
Diteruskannya perjalanan dan tiba dikaki gunung. Kembali dia ingin membuka kotak. Kali ini tidak tahan lagi. Dia membuka tutup kotak, lalu melihat isi didalamnya. Syuuuttt! Lelaki itu berubah menjadi pohon. Pada pohon itu ada setandan buah berwarna kuning kecoklatan. Kemudian terdengar suara gemuruh. Suara orang sakti lalu menggema." Karena engkau telah melanggar laranganku, maka engaku berubah menjadi pohon. Pohon kelapa namanya. Keinginanmu untuk menjadi orang yang berguna tetap terkabul. Setiap bagian tubuhmu berguna bagi manusia. Daun, buah, maupun batangmu sangat berguna bagi mereka. Manusia akan membutuhkanmu dalam kehidupannya. Dan engkau tidak akan kesepian karena engkau akan hidup di lingkungan manusia."
Pohon kepala kemudian berkembang biak dengan cepat. Manusia sangat suka karena daging buahnya yang lembut dan enak serta airnya manis dan menyegarkan.
Pesan Moral dari Cerita Anak Asal Mula Pohon Kelapa adalah :
Janganlah melanggar janji, karena akan berakibat buruk bagi kita

Senin, 06 April 2020

BAB MALING KUNDANG

HAL 174 
1. When and where did the story happen? 
 The story happened a long time ago in a small village near the beach in West 

2. Who were involved in the story? 
 Malin Kundang, Old woman or Malin Kundang's mother, a rich merchant, and Malin Kundang's wife were involved in the story 

3. What event started the plot of the story? 
 When Malin Kundang was sailing and saw a merchant’s ship being raided by a band of pirates was an event started the plot of the story 

4. What happens next? 
 The merchant allowed Malin Kundang to sail with him. 

5. What makes the problem in the story get more complicated? 
 An old woman, who was Malin Kundang’s mother, ran to the beach to meet Malin Kundang. 

6. What is the climax of the story? 
 The climax of the story is when malin Kundang kept refusing to recognize his mother and yelling at her. 

7. Was there any resolution of the story? 
 Yes, there was. The resolution of the story was when she cursed Malin Kundang that he would turn into a stone if he didn’t apologize to her. 


8. Was there any conclusion or message of the story? 
 No, there was not. The last story was about the end of Malin Kundang who turned into a stone. 

TASK 2 ( HAL – 175 ) 

Orientation => gives the reader information about who was involved, what happened, where it happened and when it occurred. 
A long time ago, in a small village near the beach in West Sumatra lived a woman and her son, Malin Kundang. Malin Kundang and his mother had to live hard because his father had passed away when he was a baby. Malin Kundang was a healthy, dilligent, and strong boy. He usually went to sea to catch fish. After getting fish he would bring it to his mother, or sell the caught fish in the town. 
One day, when Malin Kundang was sailing, he saw a merchant’s ship being raided by a band of pirates. With his bravery, Malin Kundang helped the merchant defeat the pirates. To thank him, the merchant allowed Malin Kundang to sail with him. Malin Kundang agreed in the hope to get a better life. He left his mother alone. 
Many years later, Malin Kundang became wealthy. He had a huge ship and a lot of crews who worked loading trading goods. He was also married to a beautiful woman. When he was sailing on his trading journey, his ship landed on a coast near a small village. The local people recognized that it was Malin Kundang, a boy from the area. The news ran fast in the town; “Malin Kundang has become rich and now he is here”. 

Complication => shows the beginning of conflict in the story. 
An old woman, who was Malin Kundang’s mother, ran to the beach to meet the new rich merchant. She wanted to hug him to release her sadness of being lonely after a long time. When his mother came near him, Malin Kundang who was with his beautiful wife and his ship crews denied that she was his mother. She had pleaded Malin Kundang to look at her and admit that she was her mother. But he kept refusing to do it and yelling at her. At last Malin Kundang said to her “Enough, old woman! I have never had a mother like you, a dirty and ugly woman!” 

Sequence of events => shows how the story develops after the conflict 
After that he ordered his crews to set sail to leave the old woman who was then full of sadness and anger. Finally, feeling enraged, she cursed Malin Kundang that he would turn into a stone if he didn’t apologize to her. Malin Kundang just laughed and set sail. 

Resolution => gives the solution to the conflict 
Suddenly a thunderstorm came in the quiet sea, wrecking his huge ship. He was thrown out to a small island. It was really too late for him to avoid his curse; he had turned into a stone. 


Coda => tells how the characters have changed and exactly what they learnt from the experience. Or the moral message of the story. 

Make 4 sentences using adverbial time : ( HAL – 176 ) 
 Goldilocks went to the Bears' house yesterday.
 Goldilocks later ate some porridge. 
 have been going to this school since 1996. 
 I often eat vegetarian food.